
Untuk memperbaiki keyakinan dan amal dan agar seluruh manusia memperbaiki keyakinan dan amal mereka, seseorang harus berusaha menghidupkan usaha Nabi s.a.w. (usaha dakwah) dengan cara Rasulullah s.a.w. ke seluruh dunia.
"Allah menyeru (manusia ke Darussalam (syurga) dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). Yunus [10]:25).
"Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayatNya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (as-sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar berada dalam kesesatan yang nyata."(Al-Jumu 'ah[62]:2)
Keterangan: 'Membaca ayat-ayatNya kepada mereka,' maksudnya bahwa Nabi s.a.w. memberi peringatan kepada mereka dengan ayat-ayat Al-Quran, mengajak mereka kepada Al-Quran, dan menekankan pada mereka agar mengimani Al-Quran.
'Mensucikan mereka' maksudnya memperbaiki mereka yakni mengajak mereka untuk mengikuti apa-apa yang dengannya mereka menjadi orang-orang yang cerdik dan bertaqwa. 'Al-Hikmah' iaitu makna-makna apa yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Quran.
"Dan seandainya Kami menghendaki, benar-benar kami utus pada tiap-tiap negeri seorang yang memberi peringatan (rasul). Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al-Quran dengan jihad yang besar." (Al-Furqan[25]:51-52)
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik." (An-Nahl[16]:25)
"Dan tetaplah memberi peringatan, karana sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman."(adz Dzariyat[15]:55)
"Hai orang yang berselimut, bangunlah dan berilah peringatan! Dan Agungkanlah Tuhanmu." (Al-Muddatstir[74]:3)
"Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, kerana mereka tidak beriman." (Asy-Syu'ara[26]:3)
"Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin." (At-Taubah [9]:128)
"Maka janganlah dirimu binasa kerana kesedihan terhadap mereka (kerana kekafiran mereka)". (Fathir[35]:8)



No comments:
Post a Comment